Sabtu, 13 Januari 2018

2. SKSD – Imagine with Wanna One

Bagian Dua – SKSD

Liburan sekolah akhirnya tiba. Setelah ngelewatin berbagai ujian hidup –termasuk Ulangan Kenaikan Kelas, akhirnya kamu bisa bebas juga.

Kayak biasa, jam 6 pagi kamu udah wangi. Sekolah atau libur, kamu tetep bangun pagi. Kok bisa? Ya bisa lah, kan alarmnya lagu Nayana yang baru satu detik bunyi aja udah bikin kamu langsung melek sambil berdiri.

Hari ini, kamu mutusin buat jogging. Udah lama juga kamu nggak cuci mata. Kan siapa tau bisa kecantol cogan di jembatan. Maklum, kamu udah satu dasawarsa ngejomblo jadi gitu deh.

Kamu ngunci pintu gerbang rumah kamu. Ortu kamu lagi nggak di rumah, sedangkan kamu anak tunggal. Jadi kalo mau keluar rumah harus kunci rapat pintu gerbang.

Selesai ngunci, kamu balik badan, eh nggak taunya jidat kamu nabrak sesuatu. Rada empuk rada keras gitu. Jadinya nggak sakit-sakit amat.

Kamu baru sadar beberapa detik kemudian. Ternyata yang kamu tabrak itu dada seseorang. Cowok, lebih tepatnya.

Karena kamu kalah tinggi dari cowok di depan kamu, akhirnya kamu ndongak buat liat wajah dia. Dia langsung nunjukin senyum ganteng seribu wattnya ke kamu. Bikin kamu terpana sampe jantung kamu ikut dugeun-dugeun.

"Gingsulnya..." gumam kamu sambil melongo cantik. Untung di perumahan kamu bersih. Kalo enggak, berbagai macam jenis serangga pasti udah hijrah ke mulut kamu.

"Hai (y/n)! Kenalin gue Park Woojin tetangga baru lo. Lo bisa panggil gue sayang. Mau manggil gue Oppa juga boleh. Jangan tanya gue tau nama lo darimana. Kan di sini banyak ibu-ibu gosip. Dalam sekali senyuman aja mereka bakalan ngasih gue semua yang gue mau. Jangan kelamaan melongo gitu. Untung lo masih cantik." ucap cowok itu dalam satu tarikan nafas.

"Hah?" cuma kata itu yang bisa keluar dari mulut kamu. Kayaknya gara-gara liat gingsul permatanya si Woojin, otak encer kamu jadi rada ngadat.

"Yaampun (y/n), kok lo lemot si? Nggak papa deh, ntar gue kasih cinta yang banyak biar otak lo encer."

Krik krik krik krik... 

"A.. ha.. ha" Kamu ketawa hambar terus jalan ninggalin Woojin sendirian. Ngelanjutin niat awal kamu mau jogging. Kamu mikir sambil garuk kepala. Yang sebenernya nggak waras itu kamu atau Woojin si?

"(y/n)! Kok lo ninggalin gue sih?" Woojin ngejar kamu. Dia sekarang jalan di depan kamu. Madep kamu sambil jalan mundur plus tetep setia masang senyum seribu wattnya.

'Ck, gingsulnya doang yang plus-plus. Nggak ada jaimnya samsek.' batin kamu.

"Kok diem (y/n)?" tanya Woojin lagi. Tipe cowok kaya dia emang cerewet.

"Ish. Sok kenal banget sih!" jawab kamu ketus. Kamu udah bete banget sekarang. Cowok tipe Boyfriendable yang kamu harapin ternyata nggak ada di badan Woojin.

"Kan tak kenal maka tak sayang (y/n)," Halah, Woojin bisa aja. Tapi sayangnya, kamu nggak mempan sama gombalan receh macem itu.

Karena mood kamu udah rusak, kamu jadi sewot dikit. Kamu nyingkirin badan Woojin dari depan kamu biar kamu bisa ninggalin dia. Tapi, entah karena Woojin yang lembek atau kamu yang terlalu seterong, Woojin malah berakhir kejengkang di selokan.

Kamu sebenernya pengen banget ketawa ngeliat ekpresinya si Woojin yang kaget itu. Tapi karena itu salah kamu, kamu cuma bisa nutup mulut.

Akhirnya kamu bilang, "S-sorry!" Terus kamu langsung lari sambil ketawa kenceng banget. Ninggalin Woojin yang sekarang udah nggak karuan banget mukanya.

To be continue...

Kemegahan Masjid Pertama di Korea Selatan

Seoul Central Mosque


Brilio.net – Islam memang disebut-sebut sebagai agama dengan pertumbuhan paling pesat di dunia saat ini. Penyebaran Islam hampir mencakup seluruh negara. Salah satunya adalah Negeri Ginseng, Korea Selatan. Meski pemeluk agama Islam di Korea masih terbilang sedikit, Islam di Korea Selatan ternyata berkembang dengan pesat. Hal ini terbukti dari beberapa masjid yang berdiri tegak di tengah-tengah masyarakat Korea Selatan. Salah satunya adalah Seoul Central Mosque, yang merupakan masjid pertama di Korea Selatan.

Dilansir brilio.net dari Visitkorea, Selasa (9/5), masjid yang terletak di pusat kota Seoul di Itaewon, Masjid Sentral Seoul ini merupakan masjid permanen pertama di Korea Selatan. Masjid ini mulai dibangun pada Oktober 1974 di atas lahan seluas 5 hektare, yang dananya berasal dari donasi pemerintah Korea. Masjid ini akhirnya diresmikan pada 21 Mei 1976 dan sekarang berdiri tegak di antara Sungai Han dan Pegunungan Namsan.


Wah, seperti apa sih rupa tempat ibadah umat Islam di Korea Selatan yang berada di pusat kota Seoul ini? Yuk, simak di bawah ini!

1. Masjid ini memiliki ciri khas tulisan Allahu Akbar (dalam bahasa Arab), di bagian atas pintu masuknya.


2. Terdapat lafadz Syahadat dalam Bahasa Korea dengan huruf Korea (hangul) di pintu depan masjid.


3. Menjadi tempat ibadah sekaligus belajar agama Islam.


4. Saat malam hari, makin megah dan indah, ya?


5. Masjid Sentral Seoul ini didominasi warna putih yang berarti suci.


6. Tempat ibadah ini hampir tidak pernah sepi dari pengunjung.


7. Salah satu dinding interior masjid.


8. Jamaah yang sampai memenuhi halaman masjid.


9. Bagi wisatawan Muslim, datang ke Seoul Central Mosque berarti memberi banyak kemudahan. Selain gampang beribadah, di sekitar masjid terdapat banyak penjaja makanan halal.


10. Masjid yang diresmikan pada 21 Mei 1976 ini saat ini berdiri tegak di antara Sungai Han dan Pegunungan Namsan.


11. Seoul Central Mosque luasnya sekitar 5.000 meter persegi, mampu menampung 800 jamaah.


12. Di masjid ini, terdapat Prince Sultan Islam School yang mengajarkan kajian Alquran, hadits Nabi, serta ilmu fiqih. Juga terdapat Islamic Culture Research Institute yang menjadi wadah tempat berkumpul umat Muslim se-Korea Selatan.


13. Para tentara Korea Selatan yang sedang mendirikan shalat. 

Bagaimana? Tertarik untuk mengunjungi masjid ini saat kamu sedang berada di Korea Selatan?


Sumber : https://m.brilio.net/rumah/begini-kemegahan-seoul-central-mosque-masjid-pertama-di-korea-selatan-170509q.html

Jumat, 12 Januari 2018

Hidup Sehat – Makan Buah Sebelum dan Sesudah Makan

Makan Buah Sebelum dan Sesudah Makan
   

Mengonsumsi buah-buahan merupakan bagian dari pola makan yang sehat dan seimbang. Makan buah sebelum makan, sesudah makan, atau dijadikan camilan dapat membantu tubuh kita tetap sehat.

“Banyak makan sayuran dan cukup buah-buahan” menjadi salah satu poin dalam Pedoman Gizi Seimbang yang dikeluarkan oleh Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Dan saking pentingnya makan buah, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahkan mengeluarkan kampanye yang merekomendasikan untuk mengonsumsi minimal 400 gram buah dan sayuran setiap harinya.


Menurut penelitian, mengonsumsi lima porsi (satu porsinya sebanyak 80 gram) buah-buahan dan sayuran setiap hari mampu memberikan manfaat kesehatan yang signifikan bagi tubuh kita. Mengapa? Makan buah sebelum makan atau sesudah makan mampu menurunkan risiko masalah kesehatan serius seperti penyakit jantung, stroke, dan beberapa jenis kanker.

Jika kamu masih menghindar dan mencari-cari alasan untuk tidak makan buah setiap hari, coba baca berbagai fakta berikut ini :

  1. Ada banyak varian buah-buahan lezat yang bisa dipilih dan bergantian dikonsumsi setiap hari. Setiap warna buah-buahan mengandung gizi dan nutrisi yang berbeda.
  2. Buah (dan sayuran) merupakan sumber berbagai macam vitamin dan mineral yang baik. Contohnya folat, vitamin C, dan kalium.
  3. Buah-buahan mengandung serat makanan yang sangat baik. Serat tersebut mampu membantu mempertahankan usus yang sehat, mencegah sembelit dan masalah pencernaan lainnya, serta mengurangi risiko kanker usus.
  4. Makan buah sebelum makan atau sesudah makan dapat membantu mengurangi risiko berbagai jenis penyakit seperti penyakit kadiovaskular (jantung dan pembuluh darah), stroke, diabetes tipe 2, dan berbagai jenis kanker.
  5. Makan buah membuat kita hidup sehat dan seimbang. Buah merupakan makanan yang rendah lemak dan rendah kalori, namun kaya akan serat dan air yang bisa membuat kita merasa kenyang. Oleh karena itu, makan buah pasti selalu direkomendasikan untuk mereka yang ingin menjaga berat badan atau menurunkan berat badan.


Kalau merasa bosan atau malas makan buah begitu saja, tips sederhana berikut ini bisa meningkatkan asupan buah-buahan yang Anda konsumsi setiap hari :

  1. Campurkan buah-buahan (dan sayuran) ke dalam makanan favorit Anda. Misalnya mencampurkan pisang atau stroberi ke dalam yogurt atau sereal sarapan Anda, atau tambahkan stroberi atau bluberi ke dalam panekuk.
  2. Daripada mengemil gorengan, cobalah untuk melahap buah-buahan seperti anggur, jeruk, apel, pisang, atau buah-buahan favorit Anda lainnya.
  3. Letakkan buah-buahan dan sayuran di meja atau di tempat yang mudah dan sering dilihat oleh Anda. Semakin sering dilihat, semakin besar kemungkinan Anda untuk melahap buah-buahan tersebut.
  4. Mencoba buah baru. Lain kali Anda pergi ke kios atau pasar buah, pilih buah yang berbeda dari hari kemarin.

Dengan begitu besarnya manfaat buah yang bisa didapatkan oleh tubuh, yuk, jangan ragu untuk makan buah sebelum makan atau sesudah makan mulai dari sekarang.

Sumber :
http://www.alodokter.com/sehatnya-makan-buah-sebelum-makan-atau-sesudah-makan

1. Pacar Lima Menit – Imagine with Wanna One

Bagian Satu – Pacar Lima Menit

Hari ini, kamu sangat tidak bersemangat. Kenapa? Karena di kelasmu–XII Akuntansi 1, cuma kamu yang jomblo. Ngenes pula. Teman-temanmu sering ngeledekin kamu yang sukanya ngimpi jadi pacar Idol Korea yang punya gingsul, yang punya tarian paha, yang punya style rambut koma hair, yang bisa ngewink, yang bisa aegyo, yang jeojjang-jeojjang itu.

Istirahat pertama, kamu ke kantin sendirian. Hari ini, kamu milih nasi goreng spesial punya Bu Bo-ah yang katanya baru jualan. Kamu makan sendirian. Yaiyalah, orang kamu jomblo. Cuma bisa ngeliatin bayi gede disuapin emak mudanya.

Lamunan kamu tiba-tiba buyar. Nggak ada angin nggak ada hujan, nggak ada konser nggak ada fanmeet, di depan kamu sekarang ada cowok yang megang satu sendok nasi goreng dan siap nyuapin kamu.

"(y/n), buka mulut kamu. Aaaaaa" Otomatis, kamu buka mulut kamu. Lebaaarrr banget. Bukan, kamu buka mulut bukan karena kamu mau nerima suapan cowok itu, tapi karena kamu shock. Cowok di depan kamu ternyata cowok idola kamu yang suka kebersihan itu.

Cowok di depan kamu langsung masukin satu sendok penuh nasi goreng ke mulut kamu. Terpaksa, kamu harus menunda acara shock kamu karena harus nelen nasi goreng itu.

"Makan yang banyak sayang. Tapi abis ini kamu harus diet ya." Dipanggil sayang begitu, kamu langsung kesedak dan ngeluarin beberapa nasi dari mulut kamu sampe mulut kamu belepotan.

"Duh, kamu jorok banget sih," Cowok itu ngeluarin tissue basah dari saku celananya. "Tapi aku sayang." dia ngelapin mulut kamu yang belepotan. Bikin hati kamu dugeun dugeun nggak karuan.

"Lo beneran Hwang Minhyun?" tanya kamu nggak percaya.

Cowok itu senyum, terus bilang "Iyalah (y/n), masa kamu lupa sama pacar sendiri."

"Ppa-pac-pacar?" tanya kamu gagap. Cowok itu cuma ngangguk ganteng.

"Hwang Minhyun, gue nggak lagi mimpi kan?" tanya kamu lagi.

"Sayangnya, kamu lagi mimpi (y/n). Sampe ketemu di Fanmeet Jakarta ya. Aku tunggu!"

Cling!

Cowok itu ngilang secara tiba-tiba. Kayak di dunia sihir gitu. Kamu jadi sendirian lagi. Jomblo lagi. Emangnya kapan sih kamu nggak jomblo?

"Yah, ternyata beneran cuma mimpi." desah kamu kecewa.

Kamu mau lanjut makan nasi goreng. Tapi, begitu kamu liat ke piring kamu, nasi gorengnya nggak ada. Udah diganti sama golden ticket buat ke Fanmeet Wanna One. Jadi, yang tadi itu apa? Gara-gara nasi goreng spesialnya Bu Bo-ah kah?

"Biarin lah, gue jomblo karatan. Asal bisa ngerasain jadi pacar Wanna One walaupun cuma lima menit. Gue juga dapet golden ticket buat ke Fanmeet mereka. Waaahhh mimpi apa gue semalem?????" Kamu histeris sendirian di kantin. Bikin semua penghuni kantin natap heran ke kamu. Kamu cuma bisa garuk kepala sambil nyengir. "Hehehehehew"

To be continue... 

Electric Shock - Chapter 2

Chapter 2  - HBD Atha mondar-mandir sambil meremas bagian bawah roknya. Posisinya sekarang berada di koridor lantai 3 Gedung IIS. Butu...